Catatan Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti :

Selasa, 24 Oktober 2017 | 10:26 WIB


Catatan Kinerja 3 Tahun Kemenristekdikti :

Peningkatan Daya Saing Bangsa yang Merata dan Berkeadilan

 

 

JAKARTA –  RISET- Pro.

Tiga tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah membawa perubahan dan perkembangan positif dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat Indonesia. Pemerintah terus berupaya meningkatkan kinerja untuk merealisasikan Nawacita yang telah ditetapkan pemerintahan Jokowi-JK.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir Hari Senin 24 Oktober 2017, menyampaikan Capaian Kinerja Selama 3 tahun Kemristekdikti pada acara Jumpa Pers Forum Merdeka Barat di Gedung Binagraha Jakarta, Senin (23/10). Menristekdikti mengatakan telah berhasil merealisasikan berbagai target dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi, kemampuan iptek dan inovasi untuk mendukung daya saing bangsa.

Menristekdikti memberi catatan khusus mengenai peningkatan publikasi ilmiah Indonesia dan peningkatan rasio belanja penelitian dan pengembangan terhadap PDB (Gross Expenditure on R&D (GERD) dalam paparan 3 Tahun Kinerja Kemristekdikti.

“Sesuai hasil penghitungan yang dilakukan oleh Kemristekdikti bersama Tim LIPI angka GERD Indonesia tahun 2016 adalah 0,25%, naik dibandingkan sebelumnya yang 0,20% pada 2015. Kita akan terus memperjuangkan percepatan kenaikan pada masa mendatang sampai mencapai 4,20% pada tahun 2040. Sedangkan pertumbuhan publikasi ilmiah Indonesia meningkat sangat tinggi yakni sebesar 1567%, berdasarkan data Islamic World Science Citation Center (ISC),” ujar Nasir.

Sekretaris Jenderal Kemristekdikti Ainun Na’im dalam sesi tanya jawab dengan jurnalis mengatakan World Class Professor  (WCP) merupakan salah satu program Kemristekdikti yang mengundang akademisi dan ilmuan diaspora Indonesia yang bereputasi internasional dan berkiprah di luar negeri untuk berbagi pengetahuan dan pengalamannya kepada akademisi dan ilmuan Indonesia dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Indonesia. Seleksi WCP tahun ini akan sangat selektif dengan melihat track record calon peserta WCP.

 

Sumber : 

Ristekdikti.go.id


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *