Enam Platform Inovasi Kelembagaan LIPI dan BPPT

Selasa, 28 November 2017 | 12:26 WIB


Enam <em>Platform</em> Inovasi Kelembagaan LIPI dan BPPT

Yogyakarta, RISET-Pro.

Seminar Nasional Diseminasi Hasil Kajian Kelembagaan Inovasi  LIPI dan BPPT di Yogyakarta menghasilkan Enam Platform   inovasi kelembagaan di LIPI  dan BPPT. Keenam platform itu  adalah komersialisasi teknologi unggulan dan inkubasi, diseminasi dan promosi hasil litbang, pembiayaan pengembangan IPTEK prioritas, hak kekayaan intelektual, inovasi daerah/ Iptekda, dan alih teknologi internasional (Technology Clearing House).

Inovasi didefinisikan sebagai kegiatan penelitian, pengembangan dan  perekayasaan yang bertujuan mengembangkan  cara baru untuk menerapkan iptek yang telah ada kedalam produk atau proses produksi.

Menurut  Prof. Dr. Eriyatno, Tim Sub-Komponen1B1 RISET-Pro, “ untuk setiap platform , keunikan dan kekhususan dari LIPI sebagai wadah kiprah para peneliti, dan BPPT sebagai wadah kiprah para perekayasa, akan memiliki karakter manajemen masing-masing.”

Lebih lanjut Eriyatno yang juga Guru Besar IPB, menyampaikan bahwa perlunya pengkajian lebih mendalam tentang  kemungkinan dilaksanakannya inovasi kelembagaan di LIPI dan BPPT sebagai solusi progresif. Merancang konsep Pusat Inovasi dan Diseminasi di LIPI serta Pusat Inovasi dan Layanan Teknologi di BPPT harus merujuk pada teori organisasi dari Mintzberg.   yang menuju arah birokrasi yang profesional.

Elemen-elemen organisasi  menurut Henry mintzberg adalah  pertama ,the operating core yaitu  para pegawai yang melaksanakan pekerjaan dasar yang berhubungan degan produksi dari produk dan jasa. Kedua the strategic apex yaitu  manajer tingkat puncak, yang diberitanggung jawab organisasi keseluruhan. Ketiga,  the middle line yaitu paramanajer yang menjadi penghubung antara the operating core dengan the strategic apex . Keempat,  the technostructure yaitu para analis yang mempunyai tanggungjawab untuk melaksanakan bentuk standarisasi tertentu dalam organisasi. Dan kelima , the support staff, yaitu orang-orang yang mengisi unit staf, yang memberi jasa pendukung  tidak langsung pada organisasi.

Seminar yang diadakan oleh RISET-Pro sub-komponen 1B1 ini berlangsung selama  3 hari, 16-18 November 2017. diikuti oleh peserta dari LIPI, BPPT, Kemenristekdikti, Kalangan kampus, Kominfo, dan kalangan industri. Seminar ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan workshop  structural dan fungsional Pusat Pusat Inovasi di LIPI dan BPPT.

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *