Ali Ghufron Mukti, hadir dalam acara pembekalan untuk memberikan sambutan dan arahan

Jakarta – Jumat, 16 Agustus 2019, Research and Innovation in Science and Technology Project (RISET-Pro) mengadakan lokakarya prakeberangkatan (pembekalan) bagi penerima program non gelar tahun 2019.

 

Dihadiri oleh sekitar 120 orang peserta, acara dibuka oleh Bapak Bagus Setiawan, selaku kasi Pendidikan luar negeri SDM Iptek sekaligus koordinator komponen 3 RISET-Pro. Dalam sambutannya beliau mengucapakan selamat kepada para peserta yang telah dinyatakan lolos dan berharap agar mereka mendapatkan manfaat semaksimal mungkin dari program non gelar RISET-Pro baik bagi pengembangan kapasitas individu maupun organisasi.

 

Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti, Ali Ghufron Mukti, hadir dalam acara pembekalan untuk memberikan sambutan dan arahan. Bapak Ghufron mengatakan bahwa kegiatan pelatihan guna meningkatkan kapasitas serta keahlian para peneliti dan perekayasa akan menjadi salah satu agenda utama pemerintah Indonesia di masa datang, khususnya di Kemenristekdikti.

 

Menurut beliau, salah satu kelemahan dalam menciptakan dan menyuburkan ekosistem inovasi di negara ini adalah kurangnya kolaborasi antar institusi. Berkolaborasi untuk maju bersama, menciptakan karya inovasi harus menjadi budaya di dalam setiap institusi. Kolaborasi dan kerjasama yang baik antar institusi memberikan daya ungkit/dampak yang lebih besar baik secara sosial, ekonomi, maupun bidang keilmuan.

 

Setelah mengikuti program non gelar ini para peserta harus mampu menciptakan kerjasama dan kolaborasi, baik antar Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) maupun dengan perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Hasil pelatihan harus dilaporkan dan dipresentasikan sebagai bentuk pertanggungjawaban yang baik.

 

Para narasumber yang ikut mengisi acara pembekalan program non gelar RISET-Pro tahun 2019 antara lain: Bapak Acep Purqon dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Bapak Ahmad Badar, selaku konsultan keuangan RISET-Pro, Bapak Suryo Boediono dari Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik (KSKP) Kemenristekdikti, dan Andrey Hakim dari Galaxy Holiday.

 

Oleh: Tim RISET-Pro

GALERI