Research and Innovation in Science and Technology Project (RISET-Pro) bertujuan untuk meningkatkan daya saing Indonesia dalam pembangunan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Kegiatan-kegiatan RISET-Pro lebih spesifik menciptakan lingkungan yang kondusif bagi penelitian dan pengembangan di bidang Iptek, memperkuat kinerja insentif, dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di Kelembagaan Iptek. Proyek ini merupakan inisiatif Pemerintah Republik Indonesia dengan dukungan Bank Dunia melalui Loan No. 8245-ID.

Komponen 1

Penguatan Sistem Inovasi dan Fungsi Teknologi Transfer

Pengembangan inovasi dalam Science Technology Park (STP), khususnya untuk bidang pertanian dan pangan serta pengembangan Technology Transfer Office(TTO) di LPNK.

Komponen 2

Penguatan Insentif Riset

Meningkatkan sistem yang mengawasi dan mengelola sebagian besar dana riset di Indonesia.

Komponen 3

Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia Iptek

Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program Pegawai Pelajar untuk mengikuti Program Gelar (degree) dan Non-Gelar (Non Degree).

Komponen 4

Manajemen Proyek

Koordinasi proyek, monitoring dan evaluasi. Untuk memperkuat koordinasi, akan dilaksanakan workshop secara regular (3 bulanan) sebagai forum untuk membahas progres pelaksanaan, kendala/tantangan yang dihadapi dan solusi yang disepakati bersama. PMO juga melakukan monitoring dan evaluasi berdasarkan kerangka hasil atau results framework yang ada.

Komponen 1

Deskripsi Singkat

Kick Off Meeting Riset Pro Komponen 1 Tahun 2019

Jakarta – RISET Pro (Research and Innovation in Science and Technology Project) Komponen 1 Tahun 2019 resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na’im di Hotel Century Park, Jakarta, Kamis, 25/4, dengan mengusung tema “Kick Off Meeting RISET Pro Komponen 1 Tahun 2019”.

Direktorat Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi

 

Komponen 2

Deskripsi Singkat

Modul 1: Memahami Tingkat Kesiapterapan Teknologi

Tingkat kesiapterapan teknologi atau yang selanjutnya disingkat dengan TKT
adalah tingkat kondisi kematangan atau kesiapterapan hasil penelitian dan
pengembangan teknologi tertentu yang diukur secara sistematis dengan
tujuan dapat diadopsi oleh pengguna, baik oleh pemerintah, industri
maupun masyarakat.

Modul 2: Panduan Sukses Manajemen Pendanaan RISET

Pendanaan adalah salah satu aspek penentu utama tingkat produktivitas riset. Pendanaan yang baik dibutuhkan agar riset dapat mencapai keluarandengan kualitas yang ditargetkan. Pendanaan yang tidak fleksibel,sebaliknya akan menghambat berbagai aspek dari riset baik dari segioperasional maupun target keluaran.

Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi

Komponen 3

Deskripsi Singkat

Simposium Non Gelar 2019

pada tanggal 9-10 Oktober 2019 bertajuk

“SDM IPTEK KELAS DUNIA : CAPACITY BUILDING UNTUK PENINGKATAN DAYA SAING GLOBAL”

Daftar: https://risetpro.ristekdikti.go.id/web/index.php/simposium-non-gelar-2019/

Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi

 

Latest News

Kiprah Program Riset-Pro Pada Pusat Penelitian

Program beasiswa bergelar dan non gelar Research and Innovation in Science and Technology Project (RISET-Pro) memiliki alumni yang tersebar di berbagai instansi, salah satunya di LIPI.  Kunjungan alumni RISET-Pro LIPI merupakan langkah positif untuk mendapatkan pemahaman terkait implementasi pengalaman dan pengetahuan yang didapat oleh alumni selama masa studi. Riset yang dilakukan diharapkan dapat bermanfaat untuk kemajuan bangsa” ungkap Heru Santoso, selaku Kepala Biro Organisasi Sumber Daya Manusia (BOSDM) pada saat kunjungan  alumni ke Pusat Penelitian kawasan Cibinong Science Center-Botanical Garden, Selasa, (12/11) di Cibinong. Adhi Putranto, selaku Kepala Sub Bidang Evaluasi Kualifikasi SDM IPTEK, Kemenristekdikti menjelaskan, kunjungan ini merupakan bentuk evaluasi tindaklanjut program riset. “World Bank selaku penyandang dana membutuhkan laporan manfaat program pendanaan RISET-Pro yang telah diberikan dan dirasakan oleh peneliti, baik bagi dirinya sendiri maupun instansinya”, ungkap Adhi. Lanjut Adhi

Peneliti FK-KMK Belajar Diagnostik Molekuler Tingkat Dunia

Peneliti bidang Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, dr. Nungki Anggorowati, SpPA., berkesempatan mengikuti program pelatihan tata kelola diagnostik dan penelitian molekuler tingkat dunia, yang digelar Nottingham-Indonesia Collaboration in Cancer Research and Training (NICCRAT), di United Kingdom, 21 September – 17 Oktober 2019 lalu. Kepesertaan program pelatihan ini didanai sepenuhnya oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (RISTEKDIKTI) melalui skema Proyek Penelitian dan Inovasi dalam Sains dan Teknologi (Riset-Pro). FK-KMK UGM berkesempatan menjadi bagian dari sepuluh delegasi lain dari Indonesia, di antaranya adalah LIPI, Universitas Indonesia (UI), maupun Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), dan dipimpin oleh Dr. Wien Kusharyoto ari Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)
Simposium Non Gelar RISET-Pro

Program Riset-Pro Tingkatkan Kapasitas SDM Iptek dan Dikti

JAKARTA – Kualifikasi sumber daya manusia (SDM) Iptek dan Dikti menjadi salah satu kunci pendorong daya saing bangsa. Tanpa SDM yang mumpuni, lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) tidak akan bergerak maju sehingga menghambat pembangunan ekonomi yang berbasis pada ilmu pengetahuan. Pentingnya peningkatan kualifikasi serta kapasitas peneliti dan perekayasa diungkapkan oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, Ali Ghufron Mukti pada acara Simposium Program Non Gelar Riset-Pro 2019 bertajuk “SDM Iptek Kelas Dunia: Capacity Building untuk Peningkatan Daya Saing Global”.

RISET-PRO KEMENRISTEKDIKTI DUKUNG CIMAHI TECHNO PARK INDUSTRY GATHERING 2019

CIMAHI 24 September 2019, Bertempat di Gedung Cimahi Techno Park Jl. Raya Baros No.78 Cimahi Selatan, Pemerintah Kota Cimahi menggelar Cimahi Techno Park Industry Gathering yang bersamaan dengan dilaksanakannya peresmian Cimahi Techno Park oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Prof. H..Mohamad Nasir., Ph.D.,Ak. Tim Riset Pro bersama-sama dengan Pemerintah Kota Cimahi mengkaji data terkait potensi yang ada di Kota Cimahi
Ali Ghufron Mukti, hadir dalam acara pembekalan untuk memberikan sambutan dan arahan

Kolaborasi Menciptakan Ekosistem Inovasi Bangsa

Jakarta – Jumat, 16 Agustus 2019, Research and Innovation in Science and Technology Project (RISET-Pro) mengadakan lokakarya prakeberangkatan (pembekalan) bagi penerima program non gelar tahun 2019. Dihadiri oleh sekitar 120 orang peserta, acara dibuka oleh Bapak Bagus Setiawan, selaku kasi Pendidikan luar negeri SDM Iptek sekaligus koordinator komponen 3 RISET-Pro.

Workshop TKT Dorong Dosen dan Peneliti Hasilkan Riset Aplikatif

TKT adalah kondisi kematangan atau kesiapterapan hasil penelitian dan pengembangan teknologi tertentu yang diukur secara sistematis dengan tujuan dapat diadopsi oleh pengguna, baik oleh pemerintah, Industri hingga masyarakat. TKT menjadi ukuran yang menunjukkan tingkat kesiapan teknologi untuk diaplikasikan, yang diklasifikasikan lewat skala 1 sampai 9.

Riset Pro Komponen I Tahun 2019 Resmi dibuka oleh Kemenristekdikti

Jakarta – RISET Pro (Research and Innovation in Science and Technology Project) Komponen 1 Tahun 2019 resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na’im di Hotel Century Park, Jakarta, Kamis, 25/4, dengan mengusung tema “Kick Off Meeting RISET Pro Komponen 1 Tahun 2019”.

Apresiasi Untuk Warung Pintar

/
Acara Warung Pintar bertajuk Pesta Rakyat Pintar digelar di Teater Garuda Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada Minggu (11/11) menghadirkan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir sebagai tamu kehormatan bersama dengan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf dan Bupati Banyuwangi, Azwar Anas, serta para Juragan Warung dan Mitra.

Indonesia-China Jalin Kerjasama Iptek dan Inovasi

/
Pemerintah Indonesia dan Pemerintah China melakukan peningkatan kerjasama Iptek dan Inovasi yang telah dirintis sejak tahun 2011 dengan membentuk ‘Joint Committee Meeting (JCM)’ untuk mengawal pelaksanaan kerja sama yang telah disepakati. Penyelenggaraan JCM ke-5 telah dilaksanakan di Beijing pada bulan Agustus 2017
 

Testimonials

Dr. Ahmad FathoniLIPILIPI

Dr. TrismidiantoLAPANScholar Google